Untitled Document
Warga Diimbau tak Buang Sampah ke Drainase



Update : 2017-03-29


SIGLI - Sejumlah drainase di Jalan Protokol Kota Sigli, Kabupaten Pidie, kini menjadi tempat pembuangan sampah. Hal ini mengakibatkan aliran air kotor di saluran tidak mengalir secara maksimal.
Ketua Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima kepada Serambi, Jumat (3/3), menyayangkan kondisi drainase yang sering tersumbat akibat sampah. Hal ini berdampak pada tergenangnya air di kota saat hujan.
Isa mencontohkan drainase sering menjadi tempat sampah di Jalan Prof A Majid Ibrahim, Jalan Tgk Chik Ditiro, dan Jalan Iskandar Muda Alun-alun Kota Sigli. Sampah juga sering dibuang ke saluran air permukiman penduduk dekat kota.
Oleh karena itulah, Isa Alima mengharapkan supaya adanya kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di dalam saluran air ini. Sebab, jika banjir warga juga akan menderita kerugian.
“Kami juga meminta dinas terkait agar mengawasi kondisi kebersihan di Kota Sigli. Sehingga menciptakan kota Sigli yang bersih dan dapat meraih penghargaan adipura,” tukas Isa Alima.
Secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie Muslim kepada Serambi, Jumat (3/3), mengatakan, terkait sampah di dalam drainase pihaknya sudah menurunkan petugas ke lokasi.
Setiap hari petugas sampah berusaha membersihkan drainase. Dikatakan, sebagian sampah merupakan dedaunan kering dari pepohonan di pinggir jalan, sehingga setiap hari areal drainase selalu tergenang sampah. Di samping itu, pihaknya juga mengharapkan kesadaran masyarakat, terutama pada malam hari. Soalnya, di kala malam, banyak pedagang yang berjualan. “Kami imbau jangan membuang sisa minuman air mineral ke dalam drainase,” pungkas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie ini.
Untitled Document


PERATURAN DAERAH


VIDEO DISPERSKRIM KAB. MAMASA

Untitled Document Untitled Document